Skip to main content

Posts

Showing posts from 2013

Nada,hujan dan kita

Gemiricik hujan yang jatuh dari ujung atap bangunan megah itu seakan terdengar bernada seiring dengan tembang natal disalah satu outlet junkfood. Perempuan itu memejamkan mata, walau dia tau itu akan terlihat ganjil ditengah keramaian seperti ini. Hanya ingin mendengar kebisingan itu lebih dalam. Dengan kumpulan irama yang tersusun membentuk sebuah harmoni. Perpaduan yang pas. Ah, bahkan rintik hujan itu terdengar beraturan di indra pendengarannya. Begitu banyak nikmat. Hujan salah satunya. Nada-nada itu pun demikian. Dua hal yang selalu terhubung dengan benang merah baginya. ketika hujan datang, bait-bait dan nada yang beraturan itu selalu menjadi pilihan teratas. Mengalun dari balik speaker yang terdengar sayup bersama pantulan bulir yang jatuh di atap . bukan menutupi tapi membuat pantulan itu lebih beraturan. Yah, seperti nada-nada itu. hanya saja masih sama, pantulan itu terdengar bernada hanya diangannya ketika dia menutup mata, tidak pernah nyata seperti ketika matanya j...

kita yang beda

setelah dijalani terlalu lama , ternyata kita juga bisa nyampe disuatu titik dimana kita udah tau kalo kita emang bakalan nyampe dititik ini.  Sebenarnya , apa sih tujuan kita pacaran? Kata kamu , pacaran itu lebih ke care dan perhatian , lebih keharapan dimana kita bisa lebih baik satu sama lain nantinya. Tapi, kata aku, pacaran itu lebih ke berbagi ,menerima,mengingatkan dan lebih ke sejauh mana kita bisa saling menyatukan perbedaan di antara kita masing-masing . hal pertama yang bikin kita beda. kalo cuma saling berbagi dan menerima , gak perlulah pacaran. Toh, orang yang gak pacaran juga bisa berbagi,juga bisa menerima? Itu kata kamu tapi kamu gak pernah mau ngerti, kalo berbagi dan menerima punya beberapa definisi, dan mungkin pemahaman kita beda akan itu. berbagi yang aku maksud , kita butuh seseorang yang selalu ada untuk kita, mau kita senang,sedih,susah, seakan dia selalu punya waktu disaat kita lagi butuh, disaat kita pengen ngeluh, disaat kita pengen ng...

minggu dengan sentuhan coklat

Bau, tawa, suara , kebodohan dan kekonyolan itu, seakan menyatu dengan nafas yang serasa menolak untuk keluar dari peraduannya. Ternyata benar. Kalo gak semua harus berakhir “happy ever after”. Gak semua yang diperjuangkan juga membuahkan hasil yang diharapkan. Kayak gak semua pohon rambutan berbuah rambutan enak. Maunya lebih baik, tapi sejauh ini tak pernah lebih baik dari sebelumnya. Perasaan mulai campur aduk, dari kesel,benci,marah,sedih,sampe kangen mereka seakan bernaung dan terus-terusan protes minta pertanggung jawaban. Sekarang baru tau kalo jadi konsisten itu susah. Apalagi soal perasaan. Entah kenapa, saat udah gak sama-sama, malah jadi terasa lebih berharga . kenapa dari dulu gak sadar dengan ini? Padahal dia hanya minta satu hal, perubahan .just it! Kenapa terlalu egois hanya untuk sekedar berubah? Bodoh Segalanya seakan ter-flashback secara otomatis dan mencoba   menguatkan asa kalo ini nyata .ini serius! Nyesel kenapa kemarin gak diperjuangkan la...

end.

Terpaan angin yang menghantam wajah dengan sekelabat terasa menusuk tulang. Tak ada percakapan diantara keduanya . hanya terkadang sering terdengar suara wanita itu bernyanyi lirih.   Pakaian yang lengket karna keringat tetap terasa nyaman walau dia tau, hati tak pernah merasa secemas saat itu. beat merah itu melaju dengan kecepatan standar, membawa ketujuan dimana mereka biasa menghabiskan malam. #hening   “ jadi , kita temenan?” “ ya udah, kalo itu yang terbaik” “okeh. Kamu serius?” “kan yang ngomong duluan kamu?” #hening “aku ngerasa kita Cuma kek temenan doang” #hening “trus kamu maunya apa?” “gak tau, I followed u” “jadi,kalo aku tunjukin jalan yang salah, kamu ikut juga?” #hening Wanita itu tertawaa kecil “kenapa ketawa? Apanya yang lucu?” “lucu aja, ketika sesuatu diawali dan diakhiri oleh orang sama” “itu gak lucu” “terserah kamu. Pendapat orangkan beda-beda” #hening “sebenarnya kamu maunya gimana?” “terserah” “kamu m...

Maaf ~

Untuk kesekian kalinya. Tatapan tegas dari mata itu , membuat hati terhenyak dan seketika disentuh tetesan dingin yang kembali menyentuh palung hati. Tak tahu harus bersikap bagaimana ketika mata itu mencoba mendapat balas . Ingin menatap balik tapi hati merasa berat harus beradu pandang dengannya. Hanya terus merunduk,bukan menghindar tapi tatapan itu terasa begitu dalam. Bulir-bulir air yang mengalir kini tak cukup mampu mengutarakannya. Dengan segenap doa dan kasih sayang yang tak pernah pudar . dengan segala bentuk penyesalan yang tak ada habisnya. Maaf. Atas segala ketidak sengajaan yang menorehkan luka begitu dalam. walau aku tau, kata maaf ini tak mampu merubah kenyataan,tak mampu merubah segalanya menjadi seperti sedia kala. Maaf Atas segala bentuk penghormatan yang belum sempat kulakukan , penghormatan sebagai seorang yang harusnya lebih mampu berbakti kepadamu . mampu membuatmu merasa disegani semua orang. Maaf Atas setiap tetesan airmata yang selalu k...

Kita di angka 7

tulisan malam ini memang aku niatkan untuk kamu. tapi seperti malam malam di 247 jam yang lalu, dimana aku gak pernah yakin kamu bakalan bisa baca tulisan aku,yang blog ini pun kamu gak pernah tau. yah,meski ada beribu alasan buat aku untuk buat tulisan ini menjadi hanya sekedar coretan batin, aku akan tetap ngelanjutin ini menjadi sebuah pengakuan untuk kamu . mungkin dengan hadirnya tulisan ini ,salah satu dari salah tiga sahabat terbaik aku bisa jadi burung pengantar pesan dan buat kamu lebih peka terhadap perasaan . yah,perasaan kita. sejak tanggal mulai beranjak dari angka 7 aku tau kalo hidup ini bakalan berubah ketika cinderella harus pergi aku gak punya cukup alasan kenapa semua ini bisa aku mulai lagi dengan mudah berpikir kalo Tuhan memang merencanakan sesuatu sesuai permintaan kita . dan Tuhan teramat yakin pada rencanaNya. aku mulai merasakan sesuatu yang entah apa namanya tapi aku ingat pernah merasakannya didimensi sebelumnya konsekuensi yang gak aku pertimbang...

Mereka perlu tahu kalo...

Gak mau peduli. Gak mau tau. gak mau denger Gak   mau bicara Dan lebi tepatnya. BODO AMAT! Gue pengen ngakuin dimana manusia itu memang lebih layak disebut makhluk bertulang belakang dengan segala bentuk kenaifan yang menggerogoti otaknya. Ternyata   kemurahan tuhan yang teramat sangat itu membuat manusia tercipta lebih dari fungsi sebenarnya . Gue remaja 19thn yang teramat malang ini , ternyata harus ngerasain gimana sikap naïf manusia   atau mungkin mereka udah bukan manusia lagi. Berurusan dengan segala bentuk kenaifan,keegoisan,keras kepala,dan segala bentuk bumbu-bumbu   permusuhan yang hanya mendatangkan pilu hati dan rasa malu . Yah, gue memang mencoba   untuk tetap terbiasa dan gak shock ketika masalah ini datang lagi,lagi dan lagi. Gue Cuma mikir gimana bisa manusia yang udah dianugerahin akal pikiran dengan segala bentuk ke luar biasaannya,masih bisa berbuat hal-hal kayak gitu? Seegois itu? Yaa Tuhaan, dimana nilai menghargai se...

KITA adalah SAMA

sabtu kali ini, berhasil mengukir moment yang kini gue putuskan menjadi moment terbaik, ditahun ke 13 di belakang angka 2000. awan-awan yang bergelantungan dilangit-langit ruangan itu,menjadi saksi bisu bagaimana mereka menjalani kehidupan yang sangat sulit . lukisan-lukisan yang dihias ditiap sudut dinding bercat putih itu, seakan menyiratkan betapa kehidupan mereka teramat berat. kehidupan yang pagi tadi mampu membuka mata hati gue . mampu membuat gue ngerti ternyata hidup bukan hanya sekedar dijalani tapi juga DIPERJUANGKAN. ada banyak hal yang gue dapat ketika berada dalam ruangan sederhana itu  pertama : semua manusia adalah sama. ras,etnis,rupa,warna,agama bahkan sempurna atau tidaknya seseorang bukan menjadi suatu ukuran dimana manusia harus dikotak-kotakkan. KITA adalah SAMA. dan perbedaan bukan menjadi suatu alasan untuk membangun tembok pemisah. begitu pula dengan mereka. kedua : gue pernah menyatakan dimana keluhan dibolehkan namun mengeluhlah seperlunya. d...

1000 koin untuk resa

melalui rapat berdurasi kurang lebih 1 setengah jam di kfc bahu tadi siang, gue sebagai warga negara dunia lain mengatakan keprihatinan gue terhadap kaum - kaum pecinta di indonesia khususnya kota manado. sampai detik ini, yang berhasil gue tangkap dari kaum - kaum pecinta yang gue kenal hanya satu : kegalauan. salah satu kaum pecinta yang sekarang sedang gue tangani kasusnya adalah seorang remaja yang sedang menimbah ilmu di kementrian kesehatan republik indonesia politeknik kesehatan kota manado tepatnya dijurusan paling rumit sedunia  yaitu jurusan farmasi. yah, inisialnya Resa. gue gak mau nyebut namanya karna ini adalah rahasia negara. baiklah, seorang yang berinisial resa ini, mempunyai masalah cinta dengan tingkat kegalauan hampir mencapai 89 derajat celcius (sudah gue ukur pake termometer).  masalah yang dia hadapi sudah melampaui masalah yang sering dilalami kaum-kaum pecinta pada umumnya. kasus ini sangat langkah,hanya pernah terjadi 2 kali didunia. kehidupan...