Untuk kesekian
kalinya. Tatapan tegas dari mata itu , membuat hati terhenyak dan seketika
disentuh tetesan dingin yang kembali menyentuh palung hati.
Tak tahu harus bersikap bagaimana ketika mata itu mencoba mendapat balas .
Tak tahu harus bersikap bagaimana ketika mata itu mencoba mendapat balas .
Ingin menatap balik
tapi hati merasa berat harus beradu pandang dengannya.
Hanya terus
merunduk,bukan menghindar tapi tatapan itu terasa begitu dalam.
Bulir-bulir air yang
mengalir kini tak cukup mampu mengutarakannya.
Dengan segenap doa dan
kasih sayang yang tak pernah pudar . dengan segala bentuk penyesalan yang tak
ada habisnya.
Maaf.
Atas segala ketidak
sengajaan yang menorehkan luka begitu dalam. walau aku tau, kata maaf ini tak
mampu merubah kenyataan,tak mampu merubah segalanya menjadi seperti sedia kala.
Maaf
Atas segala bentuk
penghormatan yang belum sempat kulakukan , penghormatan sebagai seorang yang
harusnya lebih mampu berbakti kepadamu . mampu membuatmu merasa disegani semua
orang.
Maaf
Atas setiap tetesan
airmata yang selalu kau sembunyikan dibalik wajahmu yang tegas,dibalik 2mata mu
yang lelah.yang tak pernah satu kali pun dgn sengaja kau tumpahkan didepan kami
karna kau tau itu akan membuat kami ikut menangis.
Maaf
Membuatmu cukup terbebani untuk mencapai cita-citaku
,kesuksesanku, yang kau tentu tau itu murni untuk hidupku yang lebih baik
dimasa depan nanti
Maaf
Untuk semua tindakan
bodoh yang pernah yang kulakukan karna merasa kasih sayangmu tak pernah merata.
Maaf
Atas semua pikiran
yang membuatku sempat membencimu.
Maaf
Karna tak mampu
menjadi apa yang kau mau padahal itu sangat mudah untuk kulakukan
Maaf
Untuk setiap peluh
lelah yang menetes dari kulit keringmu yang tak kumanfaatkan dengan bijak
Maaf
Karna aku tak banyak
belajar dari tiap nasehat yang kau tunjukkan lewat bahasa tubuh dan ketegaran
hatimu
Maaf
Untuk semua
kecintaanmu yang tak pernah kupedulikan sebelumnya, kecintaan yang kurasa tak
pernah cukup untuk hidup dalam duniaku
Maaf
Atas segala tindakan
yang kemudian mencoreng nama indahmu
Maaf
Untuk semua kata maaf
ini yang seketika mengisyaratkan terlalu banyak khilafku terhadapmu
Terlalu banyak maaf
yang terucap
Tapi sungguh,sejauh
ini takkan ada kata-kata yang lebih pantas selain kata maaf.
Air mata? Bahkan
mngkin itu tak bisa lagi mengutarakan setiap penyesalan yang kini menjarah
dada.
Sekali lagi,hanya kata
maaf yang tak berujung,maaf yang terdalam,maaf yang tak terhingga yang dapat
kupersembahkan sebagai bentuk kasih sayang dan rasa cinta. Sampai nanti kutemukan kata lain yang dapat
merubah segalanya menjadi kembali biasa.Nantii, saat kaki tlah cukup kuat
berpijak dan tangan tlah cukup ikhlas untuk memberi. Maaf~
Comments
Post a Comment