tulisan malam ini memang aku niatkan untuk kamu.
tapi seperti malam malam di 247 jam yang lalu, dimana aku gak pernah yakin kamu bakalan bisa baca tulisan aku,yang blog ini pun kamu gak pernah tau.
yah,meski ada beribu alasan buat aku untuk buat tulisan ini menjadi hanya sekedar coretan batin, aku akan tetap ngelanjutin ini menjadi sebuah pengakuan untuk kamu .
mungkin dengan hadirnya tulisan ini ,salah satu dari salah tiga sahabat terbaik aku bisa jadi burung pengantar pesan dan buat kamu lebih peka terhadap perasaan . yah,perasaan kita.
sejak tanggal mulai beranjak dari angka 7
aku tau kalo hidup ini bakalan berubah ketika cinderella harus pergi
aku gak punya cukup alasan kenapa semua ini bisa aku mulai lagi dengan mudah
berpikir kalo Tuhan memang merencanakan sesuatu sesuai permintaan kita . dan Tuhan teramat yakin pada rencanaNya.
aku mulai merasakan sesuatu yang entah apa namanya tapi aku ingat pernah merasakannya didimensi sebelumnya
konsekuensi yang gak aku pertimbangkan dengan bijak
mungkin ini penyesalan, mungkin ini ketidakberdayaan, dan entah harus memvonis perasaan ini bagaimana lagi.
ya, aku gak punya banyak alasan kenapa harus menerimamu disini , tepat di rongga perut sebelah kanan yang telah kukunci rapat, dan kuncinya kuhempaskan dilaut agar tak ada yang bisa membukanya lagi sampai keajaiban Tuhan bicara.
tapi ketika kamu ada, seakan gembok besar yang kupakai untuk menutup rapat rongga itu ikut tercerna dalam saluran pencernaan dan kamu dapat membukanya tanpa perlu keahlian khusus.
dan sampai saat ini, tak perlu penjabaran panjang tentang kesalahan yang sengaja kita buat . semoga kamu tetap ingat ,hubungan ini masih ada. masih ada kita di angka 7.
tapi seperti malam malam di 247 jam yang lalu, dimana aku gak pernah yakin kamu bakalan bisa baca tulisan aku,yang blog ini pun kamu gak pernah tau.
yah,meski ada beribu alasan buat aku untuk buat tulisan ini menjadi hanya sekedar coretan batin, aku akan tetap ngelanjutin ini menjadi sebuah pengakuan untuk kamu .
mungkin dengan hadirnya tulisan ini ,salah satu dari salah tiga sahabat terbaik aku bisa jadi burung pengantar pesan dan buat kamu lebih peka terhadap perasaan . yah,perasaan kita.
sejak tanggal mulai beranjak dari angka 7
aku tau kalo hidup ini bakalan berubah ketika cinderella harus pergi
aku gak punya cukup alasan kenapa semua ini bisa aku mulai lagi dengan mudah
berpikir kalo Tuhan memang merencanakan sesuatu sesuai permintaan kita . dan Tuhan teramat yakin pada rencanaNya.
aku mulai merasakan sesuatu yang entah apa namanya tapi aku ingat pernah merasakannya didimensi sebelumnya
konsekuensi yang gak aku pertimbangkan dengan bijak
mungkin ini penyesalan, mungkin ini ketidakberdayaan, dan entah harus memvonis perasaan ini bagaimana lagi.
ya, aku gak punya banyak alasan kenapa harus menerimamu disini , tepat di rongga perut sebelah kanan yang telah kukunci rapat, dan kuncinya kuhempaskan dilaut agar tak ada yang bisa membukanya lagi sampai keajaiban Tuhan bicara.
tapi ketika kamu ada, seakan gembok besar yang kupakai untuk menutup rapat rongga itu ikut tercerna dalam saluran pencernaan dan kamu dapat membukanya tanpa perlu keahlian khusus.
dan sampai saat ini, tak perlu penjabaran panjang tentang kesalahan yang sengaja kita buat . semoga kamu tetap ingat ,hubungan ini masih ada. masih ada kita di angka 7.
Comments
Post a Comment