Skip to main content

Posts

Showing posts from August, 2013

Maaf ~

Untuk kesekian kalinya. Tatapan tegas dari mata itu , membuat hati terhenyak dan seketika disentuh tetesan dingin yang kembali menyentuh palung hati. Tak tahu harus bersikap bagaimana ketika mata itu mencoba mendapat balas . Ingin menatap balik tapi hati merasa berat harus beradu pandang dengannya. Hanya terus merunduk,bukan menghindar tapi tatapan itu terasa begitu dalam. Bulir-bulir air yang mengalir kini tak cukup mampu mengutarakannya. Dengan segenap doa dan kasih sayang yang tak pernah pudar . dengan segala bentuk penyesalan yang tak ada habisnya. Maaf. Atas segala ketidak sengajaan yang menorehkan luka begitu dalam. walau aku tau, kata maaf ini tak mampu merubah kenyataan,tak mampu merubah segalanya menjadi seperti sedia kala. Maaf Atas segala bentuk penghormatan yang belum sempat kulakukan , penghormatan sebagai seorang yang harusnya lebih mampu berbakti kepadamu . mampu membuatmu merasa disegani semua orang. Maaf Atas setiap tetesan airmata yang selalu k...

Kita di angka 7

tulisan malam ini memang aku niatkan untuk kamu. tapi seperti malam malam di 247 jam yang lalu, dimana aku gak pernah yakin kamu bakalan bisa baca tulisan aku,yang blog ini pun kamu gak pernah tau. yah,meski ada beribu alasan buat aku untuk buat tulisan ini menjadi hanya sekedar coretan batin, aku akan tetap ngelanjutin ini menjadi sebuah pengakuan untuk kamu . mungkin dengan hadirnya tulisan ini ,salah satu dari salah tiga sahabat terbaik aku bisa jadi burung pengantar pesan dan buat kamu lebih peka terhadap perasaan . yah,perasaan kita. sejak tanggal mulai beranjak dari angka 7 aku tau kalo hidup ini bakalan berubah ketika cinderella harus pergi aku gak punya cukup alasan kenapa semua ini bisa aku mulai lagi dengan mudah berpikir kalo Tuhan memang merencanakan sesuatu sesuai permintaan kita . dan Tuhan teramat yakin pada rencanaNya. aku mulai merasakan sesuatu yang entah apa namanya tapi aku ingat pernah merasakannya didimensi sebelumnya konsekuensi yang gak aku pertimbang...

Mereka perlu tahu kalo...

Gak mau peduli. Gak mau tau. gak mau denger Gak   mau bicara Dan lebi tepatnya. BODO AMAT! Gue pengen ngakuin dimana manusia itu memang lebih layak disebut makhluk bertulang belakang dengan segala bentuk kenaifan yang menggerogoti otaknya. Ternyata   kemurahan tuhan yang teramat sangat itu membuat manusia tercipta lebih dari fungsi sebenarnya . Gue remaja 19thn yang teramat malang ini , ternyata harus ngerasain gimana sikap naïf manusia   atau mungkin mereka udah bukan manusia lagi. Berurusan dengan segala bentuk kenaifan,keegoisan,keras kepala,dan segala bentuk bumbu-bumbu   permusuhan yang hanya mendatangkan pilu hati dan rasa malu . Yah, gue memang mencoba   untuk tetap terbiasa dan gak shock ketika masalah ini datang lagi,lagi dan lagi. Gue Cuma mikir gimana bisa manusia yang udah dianugerahin akal pikiran dengan segala bentuk ke luar biasaannya,masih bisa berbuat hal-hal kayak gitu? Seegois itu? Yaa Tuhaan, dimana nilai menghargai se...