Skip to main content

Bukan pendendam yang baik

Gue kecewa .kecewa.kecewa dan bahkan teramat sangat KECEWA.

Gue gak tau bagaimana caranya gue ngungkapin tiap sudut relung hati gue yang telah diracuni perasaan kecewa .
Gak gak tau bagaimana menyembuhkan tiap sesak yang gue rasakan bersama tiap hembusan nafas gue.
Gue ngerasa , tertusuk kepingan kaca . gue kecewa. Dan loe masih gak ngerti?

Gue gak akan maafin loe .
Setelah kejadian ini ,gue jadi sadar kalo loe emang gak pernah pantas dimaafin.
Tiap jam,menit,detik bahkan tiap hembusan nafas gue,gue akan tetap mengingat kejadian hari ini.
Kejadian yang buat gue ngertii betapa rasa kecewa ini teramat sangat dalam. Bahkan untuk kata maaf sekalipun.
 untuk bertatap wajah  pun gue gak sanggup. Pengen rasanya bersimbah air mata dihadapan loe. Tapi sekali lagi. Gue gak mau loe tau.

Tapi….
Entah dengan apa gue harus ngejelasin .
Gue gak bisa pungkiri , amarah kekecewaan ini mungkin takkan bertahan sampai besok pagi.
Sekuat apapun gue menahannya, entah dari mana asalnya, gue akan tetap mendapatkan kekuatan untuk maafin loe. Mungkin karna kebiasaan gue yang suka(banget) minum air  yang ngejadiiin perasaan gue tetap adem ayem walau sebenarnya gue pengen banget marah. entah ! tapii itu bukan alaasan yang kreatif bagi seorang kesehatan kayak gue .

Ah, gue gak bakalan maafin loe.
gue gak akan maafin loe. Titik.

Sekali lagi. Gue ngerasa sia-sia mempertahankan kekecewaan yang gue tulis dengan dramatis ini.
Gue akan tetap maafin loe . seberapa besar pun kesalahan yang loe perbuat .seberapa dalam pun panah yang loe bidikkan. dengan segala kerendahan hati gue yang sampai sekarang gue gak ngerti dari mana asalnya. Gue pasti akan tetap maafin loe (meski gue masih tetap gak paham,kenapa bisa).

Gue tau loe emang orang baik. Dan gue emang gak bisa ngehapus  gelar itu.
Tiap hal yang gue lalui, gak akan pernah terlepas dari campur tangan loe. Bahkan untuk balas BBM dan pesan teman , gue akan nanya pendapat loe dulu.
“bagini jo kase balas?”
“boleh bagitu?”
“cocok itu kang?”
Apapun . pasti gue akan nanya semuanya ke loe. Dan gue tau ini bukan alasan kenapa gue bisa maafin loe dengan mudah .

Mungkin suatu saat nanti ,gue bisa gak maafin loe . nantii ,saat gue terlahir jadi sapi , loe jadi kambing,dan (tentunya) kita bukan kakak-adik lagi.

Comments

Popular posts from this blog

Saya Cinta Bahasa Mongondow ^_^

aku'oi nongkon bolaang mongondow. lipu' ten molayu' bo koyogot mo bangun kon pemerintahan.  Aka dia’ kotaawanmu bolaang mongondow. Yoh, lagi buka’ google bo tayak. Langsung bidon kota’awanmu koonda Bol-Mong (bolaang mongondow) tua. Ba dia’mo repot,pogumanku don, bol-mong tua kon pulau Sulawesi tepatnya kon Profinsi Sulawesi utara,manado mo magi’-magi’ paa topilik. Kon tua, kami mo make’ bahasa mongondow tapi mobayong doman mo make’ bahasa manado sin intaw manado mo anto’ doman mea’ mea’ Bol-Mong, terutama ABG-ABGnya tua(termasuk akuoi) mo anto pa mo make’ bahasa manado. Bolaang Mongondow tua, totu moloben. Noi bagi 5 daerah, Bolaang mongondow induk ibu kotanya tua kon lolak, kotamobagu ibu kotanya kotamobagu, bolaang mongondow timur totok pusatnya kon nuangan dega’, bolaang mongondow selatan pusatnya kon molibagu, bo terakhir bolaang mongondow utara pusatnya tua kon buroko. Baloiku kon bolaang mongondow induk, asal kon daerah kotamobagu. Se’eta natua?...

terima kasih KULIT

yah,malam semakin pekat . sebelum tulisan ini terlalu jauh gue paparkan. gue pengen ngasih tau,hal apa yang melatarbelakangi hingga tulisan ini seakan begitu penting ,hingga gue mampu meluangkan waktu disela jam penerbangan gue yang begitu padat. satu-satunya alasan gue adalah, ibu Juliet dan materi sistem integumennya yang tak henti gue junjung setinggi awan hingga saat ini. gue terpukau dengan sistem integumen yang sejujurnya udah pernah gue kenal ketika dibangku aliyah dulu. ini bukan cinta pd pandangan pertama memang. bahkan bukan yang kedua. bukan juga yang ketiga. yah, keempat pun bukan. mungkin terlalu sering gue bertemu dengan sii "sistem integumen". namun, pertemuan yang entah keberapa kali ini mampu membuat otot pilomotor gue bekerja lebih cepat dari cara kerja seharusnya. langsung ajha. diparagraf kalii ini.gue pengen ngucapin terima kasih sebesar-besarnya, setulus-tulusnya ,dan sedalam-dalamnya pada kulit lapisan EPIDERMIS gue sebagai lapisan terluar yang ...

:'(

saya tulis tulisan ini , dengan mata sembap membaca pesanmu yang begitu memukul ulu hati.. saya coba menahan agar air mata ini supaya tak luruh, namun usaha ini terasa sia-sia. tlah saya coba untuk tak mengingatnya , namun setiap kalimat itu tetap terngiang dan merasuk dalam hati sekali lagi, harus bergelut dalam perasaan resah karna peristiwa yang sama  saya akui. saya kecewa. saya resah. saya takut . dan saya tak bisa menutup mata dan telinga lagi. walaupun kau meminta untuk tidak menghiraukan dan menanggapinya. saya tahu saya tak akan bisa mengubahnya menjadi suatu hal yang biasa. saya memang kecewa ,namun bukan berarti saya harus mengalahkanmu. saya  sedang resah , tapi bukan karnamu. saya takut tapi sekali lagi bukan takut karnamu.  saya kecewa dengan sikap saya sendiri yang entah harus bagaimana mengisolasinya dalam diri agar terbang dan tak balik lagi.  tak seharusnya saya menanggapi pesanmu tempo hari .mungkin saja dengan kita tak saling berkir...