Skip to main content

sudahkah kita menangis??


Hal apa yang dapat membuat kita menangis??terlalu sedih,terlalu senang,terlalu menyakitkan atau karna diabaikan?? Tak sedikit orang yang melakukan hal itu. Menangis merupakan hal yang lumrah bagi kita sebagai manusia. Dengan menangis seseorang akan merasa lebih ‘legaa’ akan hal yang dihadapinya. Bahkan tidak sedikit orang yang sengaja menangis hanya karna tuntutan perfilmen semata.

Tidak jarang, banyak orang yang menangis karna putus cinta, yang katanya mereka akan sangat merasa terpuruk dan tenggelam dalam kekalutan disaat sang kekasih pergi meninggalkannya. Banyak juga yang menangis akibat ironisnya kisah sebuah drama dalam sebuah panggung sandiwara yang teramat sangat menggugah jiwa. Bahkan , banyak pula orang yang menangis karna terlalu senang mendapatkan sesuatu.

Namun, menangis seperti apakah yang dimaksud??

Sudahkah kita menangis karna mengingat dosa dosa kita??
Sudahkah kita menangis karna membaca Al-qur’an??
Sudahkah kita menangis saat mendengar lantunan ayat-ayat suci Al-qur’an??
Sudahkah kita menangis saat berdoa kepada sang Maha Pencipta?? Sudahkah kita menangis saat berdoa di sepertiga malam terakhir??
Sudahkah kita menangis saat merindukan Allah??
Sudahkah kita menangis karna sadar bahwa betapa beratnya tugas hdup yang diemban didunia fana ini??
Sudahkah ??

Tanpa kita sadari bahwa ternyata terlalu banyak hal hal yang kita lalaikan dalam hidup. Terlalu banyak hal hal yang semestinya kita lakukan malah jadi terabaikan dan terbuang,yang ada hanyalah seabrek hal hal fatamorgana yang tiada manfaat melatarbelakangi.

Dizaman yang setiap seluk beluknya tiada keimanan menyapa, kita dihadapkan pada persoalan panjang dunia yang tentu semakin lama semakin aneh saja. Hal hal yang semestinya dilakukan malah terabaikan sedangkan hal hal yang jelas sekali terlarang dan membawa kelubang kenistaan malah kerap bahkan menjadi kegiatan wajib untuk dilakukan.nauudzubilahiminzalik!!

Taukah kita,orang yang tidak bergetar hatinya saat ayat ayat suci dilantunkan,orang yang tak peduli saat adzan berkumandang,dan orang orang yang tak tersentuh hatinya saat Allah menurunkan peringatan,adalah orang orang yang keras hatinya,orang orang yang sulit menitikkan air mata karena Allah“Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan neraka yang paling bawah. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapatkan seorang penolongpun bagi mereka”. (QS. An Nisa’: 145) . Maukah kita digolongkan orang orang seperti ini??

Tak banyak yang mengindahkan hal ini. Namun , sadarlah teman. Bersegeralah memperbaiki diri,bersegeralah menangis karna Allah,bersegeralah melunakkan hati ini,bersegeralah menjadi manusia manusia pilihan dimana air mata merupakan ungkapan kebenaran atas begitu banyaknya kekhilafan yang dilakukan. Bersegeralah!!

Comments

  1. wah... tulisan yang yang menyejukan untuk dibaca.. :-D

    Semangat Beragi dengan tulisan :-D

    ReplyDelete
  2. mampir juga yah...

    keranmedia.blogspot.com

    pengen jalin persahabatan sesama bloger, nda tau mo hubungi gmn ?

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Saya Cinta Bahasa Mongondow ^_^

aku'oi nongkon bolaang mongondow. lipu' ten molayu' bo koyogot mo bangun kon pemerintahan.  Aka dia’ kotaawanmu bolaang mongondow. Yoh, lagi buka’ google bo tayak. Langsung bidon kota’awanmu koonda Bol-Mong (bolaang mongondow) tua. Ba dia’mo repot,pogumanku don, bol-mong tua kon pulau Sulawesi tepatnya kon Profinsi Sulawesi utara,manado mo magi’-magi’ paa topilik. Kon tua, kami mo make’ bahasa mongondow tapi mobayong doman mo make’ bahasa manado sin intaw manado mo anto’ doman mea’ mea’ Bol-Mong, terutama ABG-ABGnya tua(termasuk akuoi) mo anto pa mo make’ bahasa manado. Bolaang Mongondow tua, totu moloben. Noi bagi 5 daerah, Bolaang mongondow induk ibu kotanya tua kon lolak, kotamobagu ibu kotanya kotamobagu, bolaang mongondow timur totok pusatnya kon nuangan dega’, bolaang mongondow selatan pusatnya kon molibagu, bo terakhir bolaang mongondow utara pusatnya tua kon buroko. Baloiku kon bolaang mongondow induk, asal kon daerah kotamobagu. Se’eta natua?...

terima kasih KULIT

yah,malam semakin pekat . sebelum tulisan ini terlalu jauh gue paparkan. gue pengen ngasih tau,hal apa yang melatarbelakangi hingga tulisan ini seakan begitu penting ,hingga gue mampu meluangkan waktu disela jam penerbangan gue yang begitu padat. satu-satunya alasan gue adalah, ibu Juliet dan materi sistem integumennya yang tak henti gue junjung setinggi awan hingga saat ini. gue terpukau dengan sistem integumen yang sejujurnya udah pernah gue kenal ketika dibangku aliyah dulu. ini bukan cinta pd pandangan pertama memang. bahkan bukan yang kedua. bukan juga yang ketiga. yah, keempat pun bukan. mungkin terlalu sering gue bertemu dengan sii "sistem integumen". namun, pertemuan yang entah keberapa kali ini mampu membuat otot pilomotor gue bekerja lebih cepat dari cara kerja seharusnya. langsung ajha. diparagraf kalii ini.gue pengen ngucapin terima kasih sebesar-besarnya, setulus-tulusnya ,dan sedalam-dalamnya pada kulit lapisan EPIDERMIS gue sebagai lapisan terluar yang ...

:'(

saya tulis tulisan ini , dengan mata sembap membaca pesanmu yang begitu memukul ulu hati.. saya coba menahan agar air mata ini supaya tak luruh, namun usaha ini terasa sia-sia. tlah saya coba untuk tak mengingatnya , namun setiap kalimat itu tetap terngiang dan merasuk dalam hati sekali lagi, harus bergelut dalam perasaan resah karna peristiwa yang sama  saya akui. saya kecewa. saya resah. saya takut . dan saya tak bisa menutup mata dan telinga lagi. walaupun kau meminta untuk tidak menghiraukan dan menanggapinya. saya tahu saya tak akan bisa mengubahnya menjadi suatu hal yang biasa. saya memang kecewa ,namun bukan berarti saya harus mengalahkanmu. saya  sedang resah , tapi bukan karnamu. saya takut tapi sekali lagi bukan takut karnamu.  saya kecewa dengan sikap saya sendiri yang entah harus bagaimana mengisolasinya dalam diri agar terbang dan tak balik lagi.  tak seharusnya saya menanggapi pesanmu tempo hari .mungkin saja dengan kita tak saling berkir...